Tips Memberi Nama Pada Bayi

Kehadiran bayi memang sangat membahagiakan. Namun karena demikian sayangnya pada buah hati yang baru lahir terkadang membuat bingung orang tua dalam memberi nama, nama apa ya yang terbaik buat anakku, kira-kira begitulah yang ada dalam benak. Berikut ada sedikit tips untuk membantu para orang tua untuk menemukan nama anaknya.

1. Nama adalah do’a. Sehingga setiap orang di sekitarnya yang memanggilnya, otomatis langsung mendo’akannya, yaitu mendo’akan seperti makna namanya. Carilah nama yang mengandung do’a yang bagus, bahkan jika bisa nama tersebut tidak memiliki arti yang jelek dalam bahasa apapun.

2. Mudah diucapkan. Orang kelak akan gampang mengenalnya, gampang mengingatnya, karena namanya gampang dalam pengucapannya. Serta tak kan keliru-keliru dalam memanggil namanya. Hal ini membantunya untuk punya shahabat yang banyak. Juga mencegah dari kesalahan arti dari gara-gara salah mengucap.

3. Tutuplah peluang olokan. Sebagian nama dapat dengan mudah diplesetkan menjadi sesuatu yang bermakna buruk. Pertimbangkan nama pilihan untuk anak kita dengan cara kita coba plesetkan apakah ada peluang untuk diplesetkan menjadi sebuah olokan?

4. Tidak panjang. Hal ini untuk menghindari berbagai kerepotan gara-gara namanya yang panjang. Antum insya Allah bisa kok menyebutkan kerepotan-kerepotan apa saja itu yang ana maksud?

5. Indah, enak didengar. Pastinya semua suka dangan yang indah bukan? Si pemilik nama, adik, kakak, ayah, ibu suka dengan namanya yang indah. Paman, bibi, kakek, nenek dan semua kerabatnya suka karena namanya indah. Teman-temannya, pokoknya semua orang yang mengenalnya pastinya suka dengan namanya yang indah. Dengan nama yang indah enak didengar, hal ini kelak juga dapat mempertajam perasaan keindahan pada diri anak kita.

6. Perhatikan asal bahasa. Bahasa dari nama anak akan mempengaruhi anak kita kelak untuk cinta dengan budaya, adat, agama serta segala hal yang berkaitan dengan bangsa dari bahasa yang kita pilih tersebut. Misalnya kita pilih nama Abdurrahman, ini asal bahasanya adalah Arab, yang mana merupakan bahasa Al Quran, atau bahasa Islam, sehingga insya Allah kelak anak kita akan cinta dengan Islam.

7. Usahakan unik. Karena setiap manusia adalah unik. Dengan nama yang unik secara tidak sadar sebenarnya kita telah mendidik anak kita kelak untuk menjadi dirinya sendiri, memiliki pendirian kuat, dan berani bertanggung jawab atas dirinya sendiri. Tapi karena semua nama yang kita pilih biasanya sudah ada yang menggunakan, carilah paling tidak nama tersebut belum ada yang menggunakannya diantara orang-orang yang telah kita kenal dekat atau orang-orang yang sering berkorespondensi dengan kita. Jika pada akhirnya tidak dapat menemukan nama yang unik, apa boleh buat? Toh pada akhirnya semua nama akan menjadi unik jika digandengkan dengan nama ayahnya atau silsilahnya.

8. Hindari nama orang yang terkenal keburukannya. Bukankah kita tidak ingin anak kita mengikuti keburukan yang dilakukan orang tersebut? Contoh orang yang terkenal keburukannya : Musailamah, Abrahah, dan sebagainya.

9. Serasikan dengan bayinya. Coba panggil bayi kita dengan nama pilihan kita, apakah sudah pas atau cocok? Rasanya nyamankah? Atau sudah pantaskah?

Demikan tips dari ana semoga bermanfaat.

Pos ini dipublikasikan di Tips & Trik dan tag , , . Tandai permalink.

Silakan Komentar dengan Sopan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s