Tips Melindungi Sepatu Dari Hujan

Saat kita bermusafir, berkendara roda dua atau jalan kaki, jika tiba-tiba turun hujan, biasanya kita sudah sedia mantel, jas hujan atau payung sebelumnya, sehingga dengan menggunakannya baju kita bisa terhindar dari basah kuyup. Namun untuk sepatu seringnya kita bingung menyelamatkannya dari guyuran air hujan, atau mungkin dari basah karena menginjak genangan air.

Padahal sepatu kita yang kita pakai saat itu, sepatu yang tidak tahan air. Atau jika pun tahan air misalnya terbuat dari bahan kain tebal, tentu kita tidak suka memakai sepatu basah bukan? Ada tips mudah mengatasi hal ini, yaitu tips menjaga agar sepatu tetap kering. Bagaimanakah caranya? Akan ana uraikan insya Allah.

1. Jika antum tidak keburu waktu, carilah tempat berteduh. Tunggulah hujan sampai terang kembali. Isilah waktu antum untuk menuntut ilmu, bisa dengan mengajak ngobrol orang yang ada di situ, bisa juga dengan baca-baca buku yang antum bawa, atau buka internet lewat hp. Atau jika tidak, isilah waktu antum tersebut dengan aktifitas lain yang bermanfaat, misalnya berdzikir, tilawah, dll.
2. Jika antum terburu waktu, maka lepaslah sepatu antum. Taruh sepatu tersebut di tempat yang aman dari air hujan. Lanjutkanlah perjalanan. Pilihan ini agak merepotkan karena barang bawaan jadi bertambah, dan juga hal ini berisiko buat kaki karena tanpa pelindung.
3. Oleh karena itu, jika antum tidak suka melepas sepatu, tapi antum tetap ingin melanjutkan perjalanan, solusinya adalah bungkuslah sepatu antum yang masih terpasang di kaki tersebut, dengan kantong plastik. Memang agak gimana, tapi apa boleh buat… biarlah orang berkata apa…

Nah dari uraian ana di atas, agar tidak repot sebaiknya siapkanlah pembungkus sepatu atau mantel sepatu setiap sebelum bepergian. Lebih afdholnya lagi, antum bisa membuat dulu mantel sepatu sendiri yang keren, ini jika antum tidak ingin malu di jalan karena kakinya dibungkus sembarang kantong plastik.
Cara membuatnya sederhana kok, sediakan dua kantong plastik panjang selutut (atau bisa pakai jas hujan bekas), juga tali-tali untuk mengikatnya agar mengikuti bentuk sepatu dan kaki. Kalau perlu di bagian bawah dipasang alas menggunakan lem tahan air. Untuk alas bisa menggunakan bagian bawah sandal bekas atau sepatu bekas, atau bisa juga buat sendiri dari karpet karet.

Jika antum produksi mantel sepatu dalam jumlah besar, antum bisa jual hasil karya antum ke masyarakat.

Pos ini dipublikasikan di Tips & Trik dan tag , , , , , , . Tandai permalink.

Silakan Komentar dengan Sopan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s