Tidak Rugi Dalam Perjalanan Waktu

1. Demi masa.
2. Sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam kerugian,
3. Kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh dan nasehat menasehati supaya mentaati kebenaran dan nasehat menasehati supaya menetapi kesabaran.

Subhanallah, indah benar ayat-ayat di atas.

Tapi jangan-jangan aku termasuk manusia yang dalam kerugian.

Atau, mungkinkah aku termasuk orang-orang yang dikecualikan.

Adakah aku termasuk orang yang beriman, karena tanpa iman tiadalah Allah kan memandang, tanpa iman maka amal-amalnya dijadikan bagaikan debu yang berterbangan (QS:25, A:23), tanpa iman hapuslah amal-amalnya tanpa penilaian (QS:18, A:105). Orang yang tidak beriman, hanya akan menuruti hawa nafsunya, tanpa memandang peraturan yang berlaku, tanpa memperhatikan apakah akibatnya bagi lingkungan sekitarnya, segala cara dilakukan yang penting tercapai keinginannya.

Jika aku beriman, apakah hal-hal yang kukerjakan saat ini sudah termasuk amal saleh. Karena jika aku hanya punya iman tanpa amal saleh lalu apa yang akan dinilai oleh Allah dari diriku. Bukankah manusia tidak akan dibalasi kecuali sesuai dengan apa yang telah dikerjakannya (QS:36, A:54). Lantas kalau aku tak mengerjakan amal saleh, Allah tentu tidak akan memberikan balasan apa-apa. Tanpa amal tentu tidak mendapat hasil. Dengan amal saleh, amal yang baik, berkualitas, tentu kita akan memanen hasil yang baik.

Oh, jika aku telah beriman dan mengerjakan amal saleh, sudahkah aku termasuk orang yang mau nasehat-menasihati supaya mentaati kebenaran. Karena tanpa saling nasehat-menasehati kita tak akan bisa lebih maju, tidak akan bisa menjadi lebih baik. Jika kondisi kita sama saja tidak menjadi lebih baik bukankah itu berarti kita dalam kerugian.

Jika sudah nasehat-menasihati kebenaran, sudahkah aku termasuk orang yang mau nasehat-menasehati supaya menetapi kesabaran. Sabar, iya benar. Sabar sangat penting. Karena tanpa kesabaran kita tidak akan mencapai tujuan (QS:13, A:24) (QS:28, A:80). Putus asa lah kegagalan sebenarnya. Bagi orang yang sabar, segala rintangan dan hambatan akan menambah kualitas dirinya, tidak akan membuatnya mandek, berhenti, atau pun putus asa.

Kesimpulan :

Terdapat sekelompok manusia yang tidak mengalami kerugian dalam perjalanan waktu ini, siapakah mereka, yaitu sekelompok manusia yang memiliki empat sifat berikut :
1. mereka beriman
2. mereka beramal saleh
3. mereka saling nasehat-menasehati kebenaran
4. mereka saling nasehat-menasehati kesabaran

Pos ini dipublikasikan di Renungan dan tag , , , . Tandai permalink.

Satu Balasan ke Tidak Rugi Dalam Perjalanan Waktu

  1. gue berkata:

    bagus sekali

Silakan Komentar dengan Sopan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s