Aku

Aku bukanlah budak
yang harus nurut
dengan omonganmu.

Aku bukanlah anak-anak
yang harus selalu
mendengar celotehanmu.

Aku bukanlah patung
yang harus selalu
diam membisu.

Aku punya mata,
hati,
dan telinga.

Aku manusia merdeka
yang hanya menghamba
kepada rabb semesta.

Aku bukan kamu.
Aku juga bukan dia.
Aku adalah aku.

Pos ini dipublikasikan di Puisi dan tag , , , , , . Tandai permalink.

Satu Balasan ke Aku

  1. Pakez berkata:

    mantap…

Silakan Komentar dengan Sopan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s